tidak lama ini,tepat 8
januari 2016, majalah tempo edisi cetak,mengangkat topik utama tentang perang terbuka antara polisi versus opm beredar luas di dunia maya,cover depan majalah,foto kapolda papua, Paulus Waterpauw,terpampang besar dan ramai bahas di media sosial seperti facebook, twitter dan line,
berita perang terbuka polisi Vs opm di
nilai sebuah opini yang di sebarluas melalui media sosial dan media
nasional untuk mempengaruhi rakyat indonesia,
pantauwan media ini, isu perang terbuka yang update di facebook menjadi topik hangat bahkan
menuai ribuan komentar dari fans forum suara rakyat papua ketika itu,
dalam komentar, kebanyakan orang mengkriminal OPM,kebanyakan lain justru mempertanyakan berita propaganda tersebut..?
apa maksudanya polisi vs opm..?kita bisa ketahui bahwa, stigma negatif yang alamatkan negara kepada orang papua yaitu "opm" opm itu separatis dan opm adalah pengacau keamanan dll
sebenarnya opm itu "organisasi papua merdeka" organisasi yang mempertahankan sejarah, oragnisasi mempertahan identitas orang papua,mulai dari tahun 1971 hingga saat ini, masih eksis menentang kekuasaan indonesia di tanah papua”
jika polisi mau perang terbuka dengan opm
berarti negara mau perang terbuka dengan semua orang papua, kenapa.? karena opm adalah identitas orang papua, opm mempertahankan sejarah papua, opm itu jati diri orang papua,dll
menurut analisa media ini, perang terbuka yang maksudkan apara negara yitu sebgai berikut yaitu “perang terbuka dan perang terselubung”
menurut analisa media ini, perang terbuka yang maksudkan apara negara yitu sebgai berikut yaitu “perang terbuka dan perang terselubung”
perang terbuka “bukan” baku tembak dengan tpn/opm di hutan” namun
perang terbuka dengan orang papua karena opm (semua orang papua) dan perang
terbuka dengan orang papua harus dilakukan karena negara tidak mampu mengindonesia orang papua,
sementara itu, perang terselubung yaitu perang secara rahasia, aparat keamanan dalam hal ini tentara dan polisi atas nama negara indonesia merancang strategy pembunuhan misterius dan pembunuhan secara tersistem (adu domba, pembuhan massal dan pemnuhan dengan virus)
misalnya kematian
masal,seperti kasus Gor di nabire, perang terselubun, pembunhan penculikan dan pemusnahan etnis melalui virus,misalnyanya virus
HIV/AIDS,
jadi opni perang terbuka yang di wacanakan aparat negara (polisi) dinilai bukan perang dengan tpn/opm tapi perang denga orang papua terhadap keinginan melepaskan diri dari klonialisme indonesia terhadap papua (MethuCs/Jejak)
jadi opni perang terbuka yang di wacanakan aparat negara (polisi) dinilai bukan perang dengan tpn/opm tapi perang denga orang papua terhadap keinginan melepaskan diri dari klonialisme indonesia terhadap papua (MethuCs/Jejak)
0 komentar:
Posting Komentar